Monday, November 2, 2009

STT SETIA

 
STT SETIA 
Nasibmu Kini
 
Setelah terkatung-katung atas ketidakadilan di negeri sendiri. oleh karena ada segelintir manusia berjubah agama, sehingga merasa berhak memberangus martabat manusia lain, yang berbeda keyakinan.  dan anehnya tidak ada aparat dari yang terkecil hingga tertinggi yang memperjuangkannya, dari RT hingga Presiden. tidak ada sedikitpun janji-janji kampanye yang menyebutkan kata SETIA, seakan-akan SETIA tidak ada artinya lagi di bumi ini. 
apa kejahatan yang dilakukan SETIA sehingga tempatnya diberi garis Polisi. bukankan mereka yang menyerang yang semestinya terusir dari bumi pertiwi. Apakah negeri ini hanya milik sekelompok agama? apakah hanya 1 agama yang boleh menjadi tuan atas negeri ini, sementara agama-agama yang lain harus tertunduk bersimpuh memohon belas kasihan tuan penguasa?
Apa begitu besar dosa SETIA sampai ia harus terusir dari tanah miliknya sendiri yang sah dibelinya dengan uang yang bukan curian atau hasil korupsi?
bagaimana perasaan Anda jika itu terjadi pada Saudara Anda?
bagaaimana perasaan Anda jika itu terjadi pada agama Anda? 
sementara penjahat yang sesungguhnya yang memaksakan kehendak dengan kekerasan berjubah agama melenggang lenggok dengan pongahnya karena tidak ada kuasa yang sanggup untuk menjamahnya. tidak ada aparat yang cukup bergigi untuk berani menyentuh jubah yang maha suci yang mereka tiap hari puja dan puji. ah ya bukankah SETIA berdekatan dengan Markas angkatan bersenjata? yang tugasnya melindungi warga? pada kemana mereka? 
"STT SETIA sudah meresahkan warga" kata mereka. tetapi lihat bung, dulu tempat itu adalah tempat sepi yang tidak ada orang yang meminati. STT SETIA lah yang menggeliatkan ekonomi, sehingga dari desa yang sepi menjadi ramai dikunjungi.  bukankah STT SETIA lebih dahulu ada disana dari pada sebagian besar warga?
lalu siapa yang mengganggu siapa?
OK SETIA mau mengalah, dan berniat untuk pindah. tetapi hingga kini janji-janji tidak juga kunjung ditepati. dengan mulut manis membujuk agar SETIA mengalah dan pindah. nanti akan diganti dengan tempat yang lebih baik katanya, tetapi mana? janji itu hanya angin lalu berbau busuk yang segera tersebar hilang tertiup angin. 
 

1 comment:

  1. Benar bpk. Penulis

    Keadaan STT SETIA benar2 sangat prihatin, kasus ini telah dilupakan oleh aparat2 kita.

    Padahal kampus yang telah berdiri sejak 21 tahun yang lalu itu, selama 17 tahun, pihak STT mengatakan keadaan baik2 saja, hingga 4 tahun terakhir sebelum peristiwa itu terjadi banyak kontra terhadap kampus yang diprovokasi oleh pihak2 tertentu yang berjubah agama.

    sampai saat ini, keadaan asrama putri(yang ada di foto) pintu2 dari bangunan ini telah dicuri, bahkan beserta kusen2 pintu tersebut.

    bahkan pada kampus utama komputer, dan beberapa peralatan kampus sudah hilang.

    apa ini tindakan yang benar oleh orang yang merasa memiliki agama??..

    ReplyDelete